logo
Iklan Tengah Iklan Header
Runing teks
GEMPA BUMI BERKEKUATAN 7,7 SK TERJADI DI PALU# AKIBAT GEMPA BUMI, PANTAI PALU DITERJANG TSUNAMI# KETINGGIAN TSUNAMI MENCAPAI 1 HINGGA 2 METER# PILPRES 2019 : JOKOWI - MA'RUF AMIN NO URUT 1 , PRABOWO - SANDI NO URUT 2 # SITUS PENDAFTARAN CPNS 2018 RESMI DIBUKA# PENDAFTARAN CPNS 2018 DIBUKA 26 SEPTEMBER MENDATANG #ITIJMA ULAMA KE 2 RESMI DUKUNG PRABOWO - SANDI DI PILPRES 2019# IDRUS MARHAM DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA OLEH KPK# IDRUS MARHAM MENTERI PERTAMA KABINET JOKOWI YANG TERSANDUNG KASUS KORUPSI#ASIAN GAMES 2018 : TIMNAS SEPAK BOLA INDONESIA GAGAL MASUK PARTAI 8 BESAR#JOKOWI PILI MA'RUF AMIEN JADI CAWAPRES#PRABOWO PILIH SANDIAGA UNO JADI CAWAPRES # SEORANG AYAH DI PROVINSI JAMBI TEGA MEMBUNUH ANAKNYA YANG MASIH BALITA#TERMINAL BARU BANDARAA AHMAD YANI MULAI DIBUKA#KPK MALAYSIA PERIKSA NAJIB#PEDROSA PUTUSKAN HENGKANG DARI REPSOL#POLRES JAKSEL TANGKAP DUA PELAKU VANDALISME DI FLY OVER MAMPANG#MENKES SIAPKAN 3.910 FASILITAS KESEHATAN DDISEPANJANG JALUR MUDIK#SEORANG RESIDIVIS DISEMARANG DITANGKAP KARENA MEMBAWA PAKET SABU#KOKMISI 1 DPR RI DAN PANGLIMA TNI RAPAT BAHAS KETERLIBATAN TNI DALAM PENANGANAN TERORISME#CYBER CRIME POLRI, BAWASLU DAN KPU PANTAU KAMPANYE PILKADA LEWAT MEDSOS#PEMERINTAH AUSTRALIA BUKA KRAN IMPOR MANGGA DARI INDONESIA# SATU WNI DI MALAYSIA DI TANGKAP, DIDUGA TERLIBAT JARINGAN ISIS#MUI MINTA DPR TRANSPARAN MEMBAHAS UU LGBT# MK PUTUSKAN PARTAI POLITIK HARUS DIVERIFIKASI FAKTUAL UNTUK IKUT DALAM PEMILU 2019#2 WNI SANDERA JARINGAN TERORIS ABU SAYAF DI BEBASKAN DI FILIPINA#TIMNAS U16 MENJALANI PUSAT PELATIHAN DI JEPANG#ANGKASA PURA II KELOLA BANDARA INTERNASIONAL JABAR#INGGRIS WASPADA ANCAMAN MILITER RUSIA#NELAYAN CANTRANG KECEWA PEMBATASAN WILAYAH LAUT#PALESTINA CARI DUKUNGAN UE LAWAN TRUMP#EMPAT PASANGAN BAKAL CAGUB DAN CAWAGUB JABAR JALANI TES KESEHATAN 11 JANUARI #KPK TETAPKAAN STATUS TERSANGKA KEPADA ADVOKAT FREDICHY DAN DOKTER BIMANESH SUTARDJO #POLISI TANGKAP PELAKU PEMBAKARAN ISTANA SIAK RIAU
 Nasional
Iklan Kiri KIRI BARIS KE 1 PRAY FOR GAZA
Iklan Kiri KIRI BARIS KE 2 TIMNAS U16 JUARA
Iklan Kiri KIRI BARIS KE 3 DADU PARPOL
Iklan Kiri KIRI BARIS KE 4 PASANG IKLAN HUBUNGI
Iklan Kiri KIRI BARIS 5 STOP HOAX
Iklan Kiri kIRI Baris ke 6 HUT RI
Iklan Kiri kIRI baris 7 iklan KPU pusat DCS
Iklan Kiri KIRI BARIS KE 8 VIDEO DOKNEWS
Iklan Kiri KIRI BARIS KE 9  kertas suara pemilu presiden
Nasional

Resmikan Tol Surabaya-Mojokerto Naik Mobil Listrik

Nasional Resmikan Tol Surabaya-Mojokerto Naik Mobil Listrik
Resmikan Tol Surabaya-Mojokerto Naik Mobil Listrik
Foto :
Presiden Joko Widodo meresmikan satu lagi proyek infrastruktur di Tanah Air, yaitu jalan tol Surabaya – Mojokerto seksi IB, II, dan III ruas Sepanjang – Krian dengan total panjang 15,47 kilometer. Peresmian jalan tol tersebut dilaksanakan pada Selasa, 19 Desember 2017, di Gerbang Tol Warugunung, Kecamatan Warugung, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

“Ketiga seksi ini adalah tiga seksi pamungkas Jalan Tol Surabaya-Mojokerto yang total panjangnya 34,05 kilometer,” ucap Presiden. Dijelaskan juga bahwa proyek jalan tol Merak-Banyuwangi sepanjang 1.167 kilometer akan dirampungkan pemerintah pada akhir tahun 2019 mendatang.

“Saya sudah kejar terus setiap hari agar pada akhir 2019 tanpa alasan harus selesai,” ujar Presiden.

Presiden menjelaskan bahwa dari jalan tol sepanjang 1.167 kilometer tersebut, 561 kilometer ruas jalan telah beroperasi. Sedangkan 433 kilometer masuk dalam tahapan konstruksi dan 173 kilometer lainnya masih berada dalam tahap persiapan.

“Di Jatim sendiri ternyata yang paling banyak, yaitu 268 kilometer,” tutur Kepala Negara.

Selain itu, Presiden juga menegaskan akan terus melanjutkan pembangunan jalan tol di luar Pulau Jawa yang sudah dimulai sebelumnya.

“Misalnya tol trans Sumatra di Lampung sudah bergerak, di Palembang sudah bergerak, ke atas lagi di Medan sekitarnya sudah bergerak. Tahun depan dari ujung barat, Aceh sudah masuk akan ke timur,” tegasnya.

Alasan pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur adalah untuk mempersiapkan persaingan antar negara yang semakin keras dan semakin ketat. Presiden meyakini bahwa negara berkembang akan menjadi negara maju jika memiliki daya saing yang tinggi dan efisien. Oleh karena itu, pembangunan jalan tol terus dikebut pemerintah guna mengurangi ketergantungan pembiayaan pada APBN.

“Saya sampaikan jalan tol ini jangan sekali-sekali bergantung terus pada APBN. BUMN juga harus bisa mencari skema-skema baru pendanaan yang tidak memberatkan negara,” ujar Presiden.

Di akhir sambutannya, Presiden kembali menegaskan pembangunan jalan tol, bandara, pelabuhan, hingga jalur kereta api bertujuan untuk meningkatkan ekonomi daerah yang selama ini mengalami ketimpangan akibat infrastruktur yang tidak lengkap.

“Dengan kita bangkitkan ekonomi daerah maka ekonomi nasional akan bergerak dan kesejahteraan juga makin merata. Itu mengapa kita butuh infrastruktur,” ujarnya.

Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam acara tersebut adalah Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN Rini Soemarno, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa.

Jajal Mobil Listrik

Dalam peresmian ini, Presiden menjajaki jalan tol tersebut dengan mobil listrik berwarna merah karya mahasiswa Insitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Mobil yang digunakan Presiden ini adalah mobil listrik Ezzy II yang menggunakan tenaga baterai sebesar 20 kWh dengan kemampuan jarak tempuh 130 kilometer.

“Kalau saya enak-enak saja, sebagai sebuah produk baru awal,” ucap Presiden mengomentari mobil listrik tersebut.

Meski masih terdapat kekurangan, namun Presiden mengakui bahwa secara umum sudah sangat baik. Kekurangan tersebut telah disampaikan Direktur Pusat Unggulan Iptek Sistem dan Kontrol Otomotif (PUI SKO) ITS Muhammad Nur Yuniarto kepada Presiden.

Kekurangan itu merupakan sesuatu yang wajar. Terlebih lagi bila melihat pengalaman negara lain. “Perlu waktu 40 hingga 50 tahun untuk menuju kepada standar agar bisa masuk pasar,” kata Presiden.

Untuk melangkah ke tahap berikutnya diakui Presiden tidaklah mudah. “Yang paling berat biasanya adalah bagaimana produk itu secara desain, secara harga bisa masuk ke pasar, bisa kompetisi dengan produk-produk mobil lain yang sudah lama berada di pasar,” ucapnya.

Presiden akan terus mendorong berbagai produk anak bangsa agar dapat masuk ke proses industri dan memiliki daya saing. “Terus kita kejar agar segera bisa masuk ke proses di industri,” tegas Presiden.(rls/PresidenRI.go.id)
Iklan Tengah Iklan Tengah
Iklan Kanan 1
Iklan Kanan 2
Iklan Kanan 3
Iklan Kanan 4
Iklan Kanan 5 kosong
Iklan Kanan 6 stop narkoba
Iklan Kanan 7brebes
Iklan Kanan 8bendera
Iklan Kanan 9NKRI
Iklan Tengah Iklan Bawah 1
Iklan Tengah Iklan Bawah 2
 Newsletter 02 list
Newsletter
Don’t Miss Out. Subscribe to Our Weekly Newsletter